FAKTA BERITA, PANGKALPINANG – Kasus HIV di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menunjukkan tren penurunan pada tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Kep. Babel, jumlah kasus HIV pada 2024 tercatat sebanyak 282 kasus, sedangkan pada 2025 menurun menjadi 211 kasus.
Jika dilihat berdasarkan jenis kelamin, pada 2025 tercatat 164 kasus pada laki-laki dan 47 kasus pada perempuan. Angka ini menurun dari tahun 2024 yang mencapai 201 laki-laki dan 81 perempuan.
Sementara itu, kelompok usia produktif masih mendominasi. Kasus tertinggi terdapat pada rentang umur 25–49 tahun dengan 134 kasus pada 2025, diikuti kelompok umur 20–24 tahun sebanyak 45 kasus, dan kelompok umur >50 tahun sebanyak 19 kasus. Sedangkan kasus pada anak-anak di bawah 14 tahun relatif kecil, hanya 5 kasus sepanjang tahun 2025.
Dari sisi wilayah, Kota Pangkalpinang kembali menjadi daerah dengan jumlah kasus tertinggi, yaitu 90 kasus, diikuti Kabupaten Bangka (36 kasus), Belitung Timur (25 kasus), dan Belitung (22 kasus). Kabupaten lain seperti Bangka Tengah (17 kasus), Bangka Barat (12 kasus), dan Bangka Selatan (9 kasus) mencatat angka yang lebih rendah.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Meiristia Qomariah, menjelaskan bahwa penurunan angka kasus tersebut tidak lepas dari berbagai upaya pemerintah dalam pengendalian HIV di daerah.
