FAKTA BERITA, BANGKA BARAT — Inspektorat Daerah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berkomitmen untuk melakukan Monitoring Evaluasi Pengendalian Inflasi melalui aplikasi berbasis website wasinflasi.kemendagri.go.id dalam upaya mendukung program pengendalian inflasi Kemendagri oleh TPID di seluruh Indonesia.
Komitmen dalam Program Pengendalian Inflasi Kemendagri
Inflasi merupakan tantangan serius yang dapat berdampak langsung pada daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi daerah. Oleh karena itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengambil peran strategis dalam mengoordinasikan upaya pengendalian inflasi, bekerja sama dengan berbagai kementerian/lembaga serta pemerintah daerah. Salah satu komponen utama dalam kegiatan pengorganisasian upaya pengendalian inflasi ini adalah wajib membentuk Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang aktif di daerah. Keturutsertaan pemerintah daerah dalam pengendalian inflasi itu bukan pilihan, melainkan sebuah kewajiban.
TPID bertugas menyusun rencana aksi konkrit pengendalian inflasi berbasis kondisi lokal. Terkait hal ini, Inspektorat Daerah Kabupaten Bangka Barat menjadi salah satu komponen utama pada lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Barat yang berkomitmen mendukung memfasilitasi dan mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan daerah melalui penginputan harian data/informasi melalui WASINFLASI website wasinflasi.kemendagri.go.id.
Adapun informasi yang diinputkan adalah berdasarkan data/informasi pemantauan harga yang dihimpun oleh kontributor SP2KP dalam hal ini dilaksanakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Bangka Barat.
WASINFLASI adalah sistem aplikasi digital yang dikembangkan oleh Kementerian Dalam Negeri sebagai platform pelaporan harian pemantauan harga oleh Pemerintah Daerah (Pemda) dalam rangka pengendalian inflasi.
SP2KP (Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok) adalah platform resmi dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang menyediakan data harga dan ketersediaan bahan pokok secara nasional. Sistem ini dirancang untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data oleh pemerintah pusat dan daerah, serta memberikan informasi yang transparan kepada masyarakat.
Terkait dengan program pengendalian inflasi yang merupakan upaya nasional yang memerlukan sinergi lintas kementerian dan melibatkan pemerintah daerah guna optimalnya pencapaian program, Inspektorat Daerah Kabupaten Bangka Barat hadir berkomitmen berkontribusi melaksanakan monitoring pemantauan harga yang menjadi bagian tugas pokok dan fungsinya selaku APIP Daerah. Hal ini terlihat dalam inputan harian monitoring pemantauan harga oleh APIP pada website https://wasinflasi.kemendagri.go.id menu dashboard field record Data Laporan Harian yang berstatus submitted atau dilaporkan rutin setiap hari (Senin-Jumat) 5 kali dalam sepekan atau 20-22 hari dalam setiap bulan menyesuaikan dengan kondisi jumlah hari dalam bulan yang berjalan.
Fungsi Utama Wasinflasi mencatat dan melaporkan kegiatan harian pengendalian inflasi oleh Pemda, memudahkan dalam memantau pergerakan harga komoditas strategis secara harian selain menjadi basis data real-time bagi pengambilan keputusan di tingkat pusat serta diharapkan optimal dalam meningkatkan akuntabilitas kinerja Pemda dalam menjaga stabilitas ekonomi lokal.
Dengan demikian, upaya sinergi lintas kementeriaan dan pemerintah daerah dalam hal ini peran APIP Daerah (Inspektorat Daerah Kabupaten Bangka Barat) yang melakukan penginputan rutin harian Data Laporan Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok pada website https://wasinflasi.kemendagri.go.id diharapkan mampu mendorong respon cepat terhadap gejolak harga, menjamin keterbukaan dan transparansi kebijakan daerah, memperkuat sinergi pusat-daerah serta mampu menjadi alat evaluasi kinerja Kepala Daerah dalam rangka mendukung pengawasan dan pengendalian inflasi secara nasional dan terintegrasi.
Penulis : Deddy Rusdian (Mahasiswa Program Pasca Sarjana Magister Administrasi Publik
Institut Pahlawan Dua Belas)
