FAKTA BERITA, BANGKA BARAT – Belum genap sebulan menikmati kebebasan, DS (26) kembali berurusan dengan polisi. Pria yang disebut sebagai residivis kasus pencurian itu ditangkap Tim Meriam Unit Reskrim Polsek Mentok karena diduga terlibat pencurian dengan kekerasan (curas) di Kampung Telbi, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat.
DS baru keluar dari penjara pada 27 Agustus 2026. Namun, sekitar sebulan kemudian, ia kembali diamankan polisi.
Penangkapan dilakukan pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di sebuah perkebunan karet milik warga di Dusun Terabek, Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok.
Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso mengatakan, polisi menangkap DS setelah memperoleh informasi mengenai keberadaannya.
“Tim Meriam Unit Reskrim Polsek Mentok bergerak setelah mendapatkan informasi mengenai keberadaan terduga pelaku. Dari hasil penyelidikan, pelaku berhasil diamankan di perkebunan karet,” kata Yos, Sabtu (26/9/2026).
Kasus tersebut terjadi pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Sebelum kejadian, seorang pemuda datang ke rumah korban pada malam hari dan meminta meminjam handphone dengan alasan hendak menghubungi adiknya.
Permintaan itu ditolak korban.
Beberapa jam kemudian, korban terbangun dan mendapati dua unit handphone yang sebelumnya disimpan di dalam sebuah tas telah hilang.
Anak korban yang sempat terbangun saat kejadian juga melihat seorang pemuda berada di dalam rumah. Namun, anak korban tidak berani berteriak setelah mendapat gertakan dari pemuda tersebut.
Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp1,9 juta dan kemudian melaporkan perkara tersebut ke polisi.
Dari hasil penyelidikan, polisi mengarah kepada DS. Dalam pemeriksaan awal, DS disebut mengakui perbuatannya.
Polisi juga menelusuri keberadaan dua handphone yang diduga merupakan barang hasil pencurian, yakni Oppo A3s warna biru dan Vivo Y02T warna gold.
Handphone Oppo A3s disebut telah dijual kepada seorang perempuan berinisial P seharga Rp250 ribu. Sementara Vivo Y02T dititipkan kepada seorang pria berinisial Z untuk dijual dengan harga Rp300 ribu.
