Berita Liga Italia: Analisis SempreMilan menilai duet Ardon Jashari dan Yunus Musah tampil kurang maksimal di lini tengah AC Milan dalam pertandingan melawan Benfica.
Dalam pertandingan Liga Europa melawan Benfica, Luka Modric diistirahatkan saat AC Milan, sehingga duet lini tengah diisi Yunus Musah dan Ardon Jashari yang diharapkan bisa menghadirkan laga dengan intensitas tinggi.
Menurut analisis SempreMilan, keputusan ini sebenarnya cukup masuk akal mengingat penampilan Modric yang kurang meyakinkan saat melawan Lazio, serta dampak positif yang dibawa Musah saat masuk sebagai pemain pengganti.
Meski demikian, keduanya dinilai tampil rata-rata. Jashari dianggap lebih baik dalam penguasaan bola, namun kerap terlalu lama mengambil keputusan mengumpan dan tidak menghasilkan kreativitas untuk menembus lini pertahanan lawan.
Sisi positifnya, pemain muda asal Swiss tersebut beberapa kali berhasil keluar dari tekanan lewat dribel dan menjaga penguasaan bola dengan baik, meski dia juga beberapa kehilangan bola karena terlalu lama dalam menahan bola.
Mengingat ini penampilan pertamanya sejak laga melawan Torino di laga pembuka Serie A, Jashari dinilai masih perlu menghilangkan kekakuan dan diharapkan perbaikan bisa dilakukan di laga-laga mendatang.
Musah dinilai serupa, dimana pemain asal Amerika Serikat tersebut tampil baik dalam merebut kembali bola dan membawanya maju, sesuatu yang sudah ia tunjukkan secara konsisten musim ini.
Namun kurang tajam dalam memberikan umpan terakhir yang mematikan, dan beberapa kali kehilangan bola dalam situasi yang berpotensi membahayakan saat tim sedang mengejar ketertinggalan.
Artikel Tag: ac milan, yunus musah, ardon jashari
Published by Seputarfakta.id at https://seputarfakta.id/bola/duet-ardon-jashari-dan-yunus-musah-tampil-rata-rata-di-lini-tengah
