Jakarta, 22 Agustus 2026 – PLN (memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan dalam mendukung groundbreaking pembangunan Hunian Manggarai, Jakarta, Jumat (21/8). Melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Jatinegara, pengamanan listrik berlapis disiapkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sekaligus mendukung dimulainya pembangunan hunian yang terintegrasi dengan transportasi publik.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan keandalan listrik menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan kawasan perkotaan yang semakin terintegrasi.
“PLN siap mendukung pembangunan Hunian Manggarai melalui penyediaan listrik yang andal dan berkualitas. Kehadiran infrastruktur kelistrikan yang kuat menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan hunian, transportasi publik, serta aktivitas masyarakat di kawasan Manggarai,” ujar Andy Adcha.
Dalam pelaksanaan groundbreaking, PLN menyiapkan tiga lapis pengamanan pasokan listrik. Suplai utama didukung 1 unit Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas 30 kVA dan 5 unit power generator dengan total kapasitas 420 kVA, serta backup dari 2 subsistem kelistrikan PLN.
Manager PLN UP3 Jatinegara, Andi Seno Hendriatmoko, mengatakan seluruh skema pengamanan telah dipersiapkan untuk menjaga kontinuitas pasokan selama kegiatan berlangsung.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin (dua dari kanan) didampingi Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Jakarta Raya , Wira Bhakti Dharma dan Manager PLN UP3 Jatinegara, Andi Seno Hendriatmoko (kanan), hadir memantau kesiapan kelistrikan pada kegiatan groundbreaking Hunian Manggarai.
“Sistem pengamanan berlapis, kesiapan peralatan, dan personel di lapangan kami siapkan untuk memastikan kebutuhan listrik selama groundbreaking dapat terlayani secara optimal. Seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lancar dengan dukungan pasokan listrik yang andal,” ujar Andi Seno.
Groundbreaking Hunian Manggarai menandai dimulainya pengembangan hunian vertikal oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai bagian dari dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah sekaligus optimalisasi aset perkeretaapian yang terintegrasi dengan transportasi publik.
Hunian tersebut direncanakan dibangun di atas lahan sekitar 2,2 hektare yang terdiri dari delapan tower setinggi 24 lantai dengan total 3.784 unit hunian. Pembangunan secara keseluruhan direncanakan berlangsung selama 18 bulan sejak pelaksanaan groundbreaking.
Andy Adcha menambahkan, PLN terus memperkuat kesiapan sistem untuk mengimbangi pertumbuhan kebutuhan listrik seiring berkembangnya kawasan Jakarta.
“Kami ingin memastikan listrik hadir bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan kawasan ke depan. PLN siap memberikan dukungan kelistrikan bagi pembangunan strategis yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutup Andy Adcha.
