Tangerang Selatan, 22 Agustus 2026 – PLN menerima kunjungan siswa SMA Dian Didaktika untuk mengenal langsung dunia ketenagalistrikan sekaligus menggali informasi sebagai bahan penyusunan karya tulis. Para siswa mempelajari proses bisnis PLN, pelayanan pelanggan, pengelolaan jaringan distribusi, keselamatan ketenagalistrikan, hingga upaya menjaga keandalan pasokan listrik.
Guru Pendamping SMA Dian Didaktika, Riyan Agus, mengapresiasi kesempatan yang diberikan PLN UP3 Ciputat kepada para siswa untuk belajar langsung dari praktisi ketenagalistrikan. Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan perspektif yang lebih luas dibandingkan pembelajaran di ruang kelas.
“Kami berterima kasih kepada PLN UP3 Ciputat yang telah memberikan kesempatan kepada siswa kami untuk menggali informasi secara langsung. Selain memperoleh data untuk karya tulis, mereka juga mendapat wawasan baru mengenai proses bisnis dan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat,” ujar Riyan.

Suasana diskusi interaktif saat Asisten Manager Jaringan PLN UP3 Ciputat, Abdul Rahman, menjelaskan berbagai aspek jaringan dan ketenagalistrikan kepada siswa SMA Dian Didaktika dalam rangkaian kegiatan site visit.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan kolaborasi dengan dunia pendidikan menjadi salah satu cara PLN memperkenalkan sektor energi dan ketenagalistrikan kepada generasi muda. Pemahaman tersebut diharapkan dapat menumbuhkan ketertarikan siswa terhadap perkembangan teknologi dan energi masa depan.
“Generasi muda memiliki peran penting dalam transformasi sektor energi ke depan. Kami berharap pengalaman ini dapat memperluas wawasan, memantik rasa ingin tahu, dan menginspirasi mereka untuk turut menghadirkan inovasi bagi masa depan energi Indonesia,” ujar Andy Adcha.
Manager PLN UP3 Ciputat, Putu Kariana, menyampaikan bahwa PLN terbuka menjadi ruang belajar bagi generasi muda untuk mengenal dunia ketenagalistrikan. Melalui interaksi langsung, siswa dapat memahami lebih dekat bagaimana PLN menjaga keandalan pasokan sekaligus melayani kebutuhan listrik masyarakat.
“Kami senang dapat berbagi pengetahuan secara langsung dengan para siswa. Semoga informasi dan pengalaman yang diperoleh dapat memperkaya karya tulis sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai dunia kerja di sektor ketenagalistrikan,” ujar Putu.
