Warga Antre BBM hingga 3 Jam, DPRD Babel Minta Pertamina Bertindak

FAKTA BERITA, PANGKALPINANG – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Didit Srigusjaya meminta PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi antrean panjang pembelian bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah SPBU di Bangka Belitung dalam beberapa hari terakhir. Permintaan itu disampaikan saat menerima audiensi jajaran Pertamina Patra Niaga yang dipimpin Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kepulauan Bangka Belitung Satriyo Wibowo Wicaksono di ruang kerja Ketua DPRD Babel, Selasa (14/7/2026).

Didit mengatakan, DPRD Babel menerima banyak laporan dari masyarakat terkait antrean BBM yang terjadi hampir di sejumlah wilayah. Selain menerima pengaduan, dirinya juga turun langsung meninjau beberapa SPBU untuk memastikan kondisi di lapangan.

“DPRD menerima banyak laporan dari masyarakat terkait antrean BBM ini. Saya juga turun langsung ke beberapa SPBU dan berdialog dengan warga yang mengaku harus mengantre hingga dua sampai tiga jam hanya untuk mendapatkan BBM. Kondisi ini tentu sangat menyulitkan masyarakat,” ujar Didit.

Menurutnya, panjangnya antrean tidak hanya berdampak pada kenyamanan masyarakat, tetapi juga mulai mengganggu aktivitas sehari-hari. Bahkan, berdasarkan hasil dialog dengan warga, terdapat orang tua yang tidak dapat mengantar anaknya ke sekolah karena belum memperoleh BBM.

“Ada masyarakat yang menyampaikan kepada saya bahwa anaknya sampai tidak bisa berangkat sekolah karena orang tuanya belum mendapatkan BBM. Ini menunjukkan dampaknya sudah dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *